OPINI

Epicureanisme: Ide tentang Hedon yang Disalahpahami

SEPANJANG sejarah filsafat, hanya sedikit filsuf yang menjadi sasaran kritik lebih banyak daripada Epicurus. Ini karena Epicurus adalah seorang hedonis dalam arti tradisional, yang mengajarkan kesenangan (pleasure) sebagai kebaikan mutlak dan sebagai eksistensi. Baginya, tujuan utama hidup adalah mencapai kesenangan. Filsafat ini menjadi perdebatan di kalangan filsuf sebab ‘hedonisme’ seringkali disinonimkan dengan keegoisan, kerusakan, dan […]

Epicureanisme: Ide tentang Hedon yang Disalahpahami Read More »

Ketika Ilmu Menemukan Akar: Catatan Perjumpaan dengan Seyyed Hossein Nasr

Di tengah dunia yang bergerak terlalu cepat, di mana hutan dihitung dalam hektare dan sungai diukur dalam debit, kita jarang diberi kesempatan untuk berhenti dan bertanya: apa yang sebenarnya sedang kita rusak? Bukan hanya bentang alam, melainkan cara kita memahami keberadaan itu sendiri. Barangkali, krisis ekologis hari ini bukan semata krisis lingkungan, melainkan krisis cara

Ketika Ilmu Menemukan Akar: Catatan Perjumpaan dengan Seyyed Hossein Nasr Read More »

Amerika dan Cermin Kesadaran Diri; Catatan Perjalanan Di Negeri Orang

Perjalanan sering kali menjadi guru yang tidak kita duga. Ia tidak hanya memindahkan tubuh dari satu titik ke titik lainnya, tetapi juga membuka ruang-ruang refleksi yang jarang muncul dalam rutinitas sehari-hari. Para psikolog menyebut proses ini sebagai situational self-awareness, yaitu sebuah kondisi ketika seseorang, karena konteks yang baru, lebih peka terhadap perilaku, pikiran, dan nilai

Amerika dan Cermin Kesadaran Diri; Catatan Perjalanan Di Negeri Orang Read More »

CARA KAMI MENGAJARKAN MISTISISME

Awal Perjalanan dan Minat SpiritualMinat terhadap dunia spiritual Islam mulai tumbuh sejak memasuki tahun ketiga sebagai mahasiswa Ushuluddin—yang bukan dari kalangan pesantren, melainkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan teknik arsitektur yang sejujurnya lebih tertarik pada lukisan “abstrak-filosofis” daripada gambar dengan “akurasi-matematis”. Kecenderungan terhadap hal-hal abstrak inilah—yang barangkali mendorong secara lebih akrab dengan dunia spiritual; yakni sebuah

CARA KAMI MENGAJARKAN MISTISISME Read More »

Ketika Batu, Emas, dan Kerang Menuntut Keadilan: Pelajaran dari Kosmologi Adat tentang Krisis Ekologi Global

Sebuah panel dalam pertemuan American Academy of Religion (AAR) 2025 menyoroti bagaimana konflik ekologis di berbagai belahan dunia—dari batu suci di Danau Tahoe, penambangan emas di wilayah Anishinaabe, hingga kerang raksasa hima di Guåhan (Guam)—tidak bisa dipahami tanpa melihat cara masyarakat adat memahami alam sebagai makhluk yang hidup, bersemangat, dan memiliki kehendak. Artikel ini menelusuri

Ketika Batu, Emas, dan Kerang Menuntut Keadilan: Pelajaran dari Kosmologi Adat tentang Krisis Ekologi Global Read More »

Pesantren Islam Kiri dan Reproduksi Makna Perlawanan

Wacana persinggungan antara Islam dan Marxisme di Indonesia sejak lama telah menjadi perdebatan para sarjana dan aktivis. Namun, tesis yang paling terkemuka untuk wacana ini bersemayam pada sosok Haji Misbach (1876-1926) dari Muhammadiyah Surakarta pada akhir abad-20 lalu.Praktis, pada masa kolonialisme, wacana kiri yang diwakili oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) mewarnai peta politik dan perjuangan

Pesantren Islam Kiri dan Reproduksi Makna Perlawanan Read More »

Belajar Tafsir ke Nadirsyah Hosen

Gus Nadir panggilan akrab dari Prof Dr Nadirsyah Hosen, adalah cendekiawan yang ulama, atau ulama yang cendekiawan. Dalam bidang keilmuan, Gus Nadir punya keahlian dibidang spesifikasi hukum dan syariah, namun tulisan-tulisannya banyak juga menyinggung tentang hadis dan tafsir. Keulamaan Gus Nadir termasuk langka, karena penguasaannya dalam berbagai ilmu keislaman, seperti penguasaannya terhadap kitab-kitab keislaman klasik

Belajar Tafsir ke Nadirsyah Hosen Read More »

Jejak Cinta Guru yang Mengubah Hidup

Hari Guru selalu menjadi momen istimewa untuk mengenang sosok yang tak pernah meminta balasan, tetapi pengaruhnya menetap seumur hidup. Di balik profesi ini, tersimpan kisah cinta paling sunyi, pengorbanan paling tulus, dan perjalanan batin yang sering kali tak terlihat. Guru bukan hanya pengajar, tetapi penjaga cahaya dalam diri setiap manusia. Mereka hadir sebagai lambang kasih

Jejak Cinta Guru yang Mengubah Hidup Read More »

Guru Hebat dan Bermartabat (Catatan Hari Guru 2025)

Setiap tanggal 25 November,  diperingati sebagai hari guru.  Dulu sangat terkenal simbol bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Saya kira sampai kapanpun guru akan tetap menjadi pahlawan. Dalam pandangan keagamaan guru itu menempati posisi yang sangat mulia,  letak kemuliaan seorang guru karena mereka dapat mengajarkan ilmunya kepada anak didiknya. Guru adalah pencetak generasi masa

Guru Hebat dan Bermartabat (Catatan Hari Guru 2025) Read More »

Sinkretisme Esoterik Kejawen di Era Ketegangan Identitas

Kejawen sering dipersepsi secara dangkal sebagai adat atau kebatinan Jawa, padahal ia adalah kosmologi hidup yang menganyam unsur animisme-dinamisme, warisan Hindu-Buddha, tasawuf Islam, serta etika modern. Daya hidupnya bertahan bukan karena keterasingan di masa lalu, melainkan karena kemampuannya mengadaptasi ajaran luar tanpa melepas inti falsafah Jawa.Kelenturan ini membentuk sinkretisme esoterik yang kaya tetapi juga sensitif,

Sinkretisme Esoterik Kejawen di Era Ketegangan Identitas Read More »