Menjalani Pilkada yang Intelek

“Sebaik apapun tim melakukan polesan pencitraan, jika sang kandidat tidak mempunyai jiwa leadership maka akan sulit sekali untuk menang. Walaupun tim sukses yang merancang segalanya namun kepemimpinan kandidat merupakan daya tarik tersendiri yang akan membuat tim bersemangat dan militan sehingga berbicara kepada orang lain dengan yakin dan percaya.” (hal. 206). Demikian salah satu bagian tulisan […]

Menjalani Pilkada yang Intelek Read More »

Bertaqwalah Semampumu

TUHAN dalam menurunkan ajaran kepada hamba-Nya tidak pernah terkesan memaksa sekalipun sifatnya sangat penting dan pada hakikatnya hamba-Nya pasti bisa menegakkan ajaran tersebut, ada saja celah yang diberikan Tuhan untuk memudahkan dan celah untuk meringankan. Padahal Tuhan menurunkan syariat yang kemanfaatannya sepenuhnya buat hamba-Nya, Tuhan hanya memposisikan dirinya sebagai titik fokus agar hamba-Nya melakukan yang

Bertaqwalah Semampumu Read More »

Cara Sebuah Masyarakat “Bersahabat” dengan Konflik

INI tentang cara suatu kebudayaan mengelola integrasi dan konflik sosial. Mari coba kita lihat satu contoh pengalaman masyarakat Muslim Bima di Nusa Tenggara Barat (NTB). Tentang integrasi, orang Bima (Dou Mbojo) menolak segregasi, meskipun kenyataannya daerah mereka terbingkai dalam dua wilayah pemerintahan, yaitu Kabupaten Bima dan Kota Bima. Kuatnya kekerabatan masyarakat ini warisan sistem sosial

Cara Sebuah Masyarakat “Bersahabat” dengan Konflik Read More »

Falsafah Tidur Panjang

ASHABUL Kahfi tidak asing di telinga orang Muslim. Mereka adalah sekelompok pemuda yang konon dimasukkan ke dalam golongan yang menentang kezhaliman penguasa pada zamannya. Mereka lari meninggalkan konspirasi kezhaliman pemimpin negerinya menuju suatu tempat yang tenang dan tersembunyi, yakni gua (kahfi). Di gua situlah mereka melepas kepenatan dan kelelahan pisik dan psikis, merebahkan badan untuk

Falsafah Tidur Panjang Read More »

Budaya Literasi, Cinta, dan Peradaban Manusia

Tulisan ini berangkat dari analisa sosial tentang miskinnya budaya literasi yang semakin membuat siapapun miskin terhadap kebenaran informasi. Sekarang ini sudah banyak organisasi yang telah meninggalkan budaya literasi  baik di kampus-kampus maupun di lingkungan sosial yang lebih luas. Bukti dari minimnya literasi tersebut tampak dari tindakan sebagian mahasiswa yang masuk organisasi hanya sekedar ingin mencari

Budaya Literasi, Cinta, dan Peradaban Manusia Read More »

Pembelajaran Daring Bukan Memindahkan Tugas Guru Kepada Orang Tua

PANDEMI Covid 19 menyentuh seluruh lini kehidupan manusia tak terkecuali lembaga pendidikan. Fakta empirik tentang nuansa pembelajaran benar-benar diputar 800 yang biasanya lembaga pendidikan hadir dengan kerumunan para penggemarnya, sekarang hadir tanpa massa, tanpa kerumuman, tanpa kehadiran para pencintanya. Semua lembaga pendidikan yang biasanya hiruk pikuk dengan interaksi dan diskusi menjadi terpekur dalam sepi. Mulailah

Pembelajaran Daring Bukan Memindahkan Tugas Guru Kepada Orang Tua Read More »

Sertifikasi Ulama dan Ustad Good Looking

DALAM beberapa hari terakhir ramai perbincangan di kalangan komunitas keagamaan soal “sertifikasi ulama” dan istilah “ustadz good looking.” Dua isu yang sebenarnya sangat berbeda tetapi memiliki keterkaitan objek yang sama, karena keduanya disematkan pada konsep subjek keagamaan ulama dan ustadz. Dan kita tahu masyarakat kita masih sangat bersemangat dengan isu keagamaan. Mungkin hal ini terjadi

Sertifikasi Ulama dan Ustad Good Looking Read More »

Ironi Setetes Mani

WAJAH Tsania Marwa terlihat sembab. Sesekali ia menyeka air matanya. Meski ia berusaha keras menutupi kesedihannya,  akhirnya tumbang  juga. Sebelumnya ia selalu terlihat tegar menghadiri persidangan dan mediasi panjang yang melelahkan di pengadilan untuk mendapatkan hak asuh kedua anaknya. Buah cinta pernikahannya dengan Attalarik Syah. Dia juga rajin mendatangi KPAI agar kedua buah hatinya kembali ke

Ironi Setetes Mani Read More »

Do It and Forget It!

NILAI amaliah manusia di hadapan Tuhan bukan terletak pada kuantitas atau banyak dan sedikitnya jumlah volume pelaksanaannya, bukan pula pada kualitas atau ukuran baik buruk dalam proses pelaksanaan amaliah tersebut. Jika kuantitas dan kualitas yang dijadikan sebagai standar oleh Tuhan, maka akan banyak celah bagi seorang hamba untuk mengklaim dirinya menjadi yang terbaik dan tersholeh

Do It and Forget It! Read More »

NU di Antara Kiai, Nyai, Akademisi dan Politisi

DALAM sejarah kelahiran NU aktor-aktor yang berperan sangat penting berasal dari kalangan kiai pesantren. Lebih dari itu, mereka adalah orang-orang khos yang menjadi “guru” bagi “semua” kiai pesantren salaf tradisional. Dari Mbah Kholil Bangkalan, Mbah Hasyim Asy’ari, sampai KH. As’ad Syamsul Arifin Situbondo. Akar historis NU yang lahir dari rahim  pesantren inilah yang menjadikan NU menjadi organisasi

NU di Antara Kiai, Nyai, Akademisi dan Politisi Read More »