Beban Ganda Ilmuwan Sosial

PALING tidak ada tiga cara mainstream bagaimana orang melihat posisi ilmu pengetahuan. Pertama, pemilahan atas dua gerbong besar ilmu pengetahuan yaitu ilmu alam dan ilmu sosial. Ilmu alam adalah ilmu pasti, eksakta, hukum sebab akibat, di dalamnya ada matematika, kimia, fisika, geografi, robotika, dan lain lain. Sedangkan ilmu sosial berbicara tentang manusia, aktivitas manusia, pilihan-pilihan […]

Beban Ganda Ilmuwan Sosial Read More »

Nilai Kehidupan Kun Fayakun

MALAM itu setelah melakukan perjalanan jauh, suami menghampiriku yang sedang mengambil air minum di dapur, “Dek, tolong buatkan makanan, ya,” pintanya.  Aku yang mendengarkan kalimat tersebut langsung menjawab, “Bagaimana Pah? Beras kita mau habis, tinggal setengah takar. Nasi ini hanya cukup untuk kita makan berempat saja. Persediaan di dapur juga kosong semua, tinggal sayur bayam

Nilai Kehidupan Kun Fayakun Read More »

Orang Jawa Berprestasi di Pulau Sumatera: Why Not?

SAYA adalah seorang Puja Kesuma alias Putri Jawa kelahiran Sumatera yang tidak memahami dan tidak mengenal siapa orang Jawa yang sebenarnya kecuali dari bacaan-bacaan buku sejarah. Saya baru menyaksikan secara langsung dan mempelajari budaya Jawa ketika kembali ke kampung halaman nenek moyang di Pulau Jawa untuk melanjutkan studi S2 di Yogyakarta pada tahun 1999.  Sudah

Orang Jawa Berprestasi di Pulau Sumatera: Why Not? Read More »

Prinsip-prinsip Perkawinan Islami (2)

4. Prinsip Musawah (Kesetaraan dan keadilan gender) Kebahagiaan hidup dalam pernikahan hanya dapat diwujudkan dalam kehidupan keluarga manakala suami isteri berada pada posisi yang setara dan sederajat. Itulah yang sekarang diistilahkan dengan kesetaraan dan keadilan gender. Sebab, bagaimana mungkin suami isteri bisa saling menghargai, saling menghormati, dan saling terbuka jika sang suami memandang isteri lebih

Prinsip-prinsip Perkawinan Islami (2) Read More »

Buku dan Perspektifnya: Jara Mbojo Kuda-kuda Kultural (2)

Tapi, kan, saya seorang karyasiswa jurusan Kajian Budaya yang bahasa Inggrisnya cultural studies bukan yang study of culture! Pada tahap ini saya terguncang, antara lain karena saya harus mengubah cara pandang saya tentang kebudayaan, dari cara pandang yang lama “kebudayaan sebagai struktur, bentuk yang given dan statis” ke cara pandang baru “kebudayaan sebagai praktik manusia

Buku dan Perspektifnya: Jara Mbojo Kuda-kuda Kultural (2) Read More »

Ilusi Snobisme di Sekitar Kita

BEBERAPA tahun belakangan ini, obat dan suplemen pemutih badan banyak diburu kaum perempuan di Indonesia. Padahal banyak merek pemutih badan yang tidak aman. Di kantor Balai POM, etalase yang memuat produk obat dan makanan berbahaya, biasanya didominasi obat atau suplemen pemutih badan. Meski banyak produk pemutih kulit yang berbahaya, tidak menyurutkan kaum perempuan untuk memutihkan

Ilusi Snobisme di Sekitar Kita Read More »

Prinsip-prinsip Perkawinan Islami (1)

PERKAWINAN atau pernikahan adalah amanah. Islam menegaskan bahwa pernikahan merupakan komitmen yang teguh dan perjanjian kokoh. Agar komitmen atau perjanjian itu tetap menjadi teguh dan kokoh selamanya, Islam menggariskan beberapa prinsip yang harus dijadikan pedoman dalam hubungan suami istri. Prinsip dasar ini harus dipegang kuat oleh kedua pasangan isteri dan suami. 1. Prinsip Mitsaqan ghaliza

Prinsip-prinsip Perkawinan Islami (1) Read More »

Ke Mana Arah Pendidikan Kita?

Judul Buku: Menuju Pendidikan Yang Memerdekakan Penulis: Abdul Rahim Penerbit: Sanabil, Juni 2020 Tebal: viii + 228 Halaman “Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah menganggap dirinya lebih tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali” –

Ke Mana Arah Pendidikan Kita? Read More »

Toga dan Toma Menghadang Radikalisme

SELASA, 22 Juli 2020, telah dihelat dialog publik dengan tema, Penguatan Peran Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama dalam Pencegahan Terorisme dan Radikalisme di Bima. Kegiatan ini diinisiasi oleh Majelis Pemuda Islam Indonesia (MPII) Kota Bima dengan mengundang empat pembicara yang berasal dari kepolisian, akademisi, dan ormas. Penulis sendiri mewakili ormas Nahdlatul Ulama Bima diminta berbicara

Toga dan Toma Menghadang Radikalisme Read More »

Intelektual Publik dan Media

HUBUNGAN simbiosis mutualisme antara intelektual publik dan media semakin jelas terlihat kala arus pertumbuhan media (terutama media sosial dan media online) tak terbendung. Media membutuhkan para intelektual sebagai narasumber yang akan mengisi konten berita yang ingin dipublikasikannya. Sebaliknya, para intelektual publik membutuhkan media untuk mendesiminasikan ide dan pikirannya sehingga bisa terpublikasi dan dikonsumsi oleh khalayak

Intelektual Publik dan Media Read More »