Dialektika Pengorbanan

SEWAKTU kecil saya melihat ritual “korban” adalah sebuah “kekerasan” yang dilegitimasi atas nama agama. Ini juga yang pernah digugat sama si Azam yang sangat mencintai kucingnya dan membayangkan bagaimana perasaan dia jika yang disembelih itu adalah kucing-kucing yang dia pelihara dengan penuh kasih sayang. Tapi seiring waktu kesadaran saya dan kesadaran Azam berubah dan berjalan […]

Dialektika Pengorbanan Read More »

Tradisi Khataman al-Qurán di NdanonaE

NDANONAE termasuk salah satu lingkungan dari kelurahan Ntobo Kota Bima yang terletak di areal pegunungan sekitar + 15 kilometer ke arah timur. Dinamakan NdanonaE, konon tempat tersebut terdapat NdanonaE (danau besar) tempat minum dan mandinya hewan piaraan di kala kehausan. Munculnya dusun NdanonaE menurut cerita para tetua kampung, pertama kali dibuka oleh gelarang Ntobo masa

Tradisi Khataman al-Qurán di NdanonaE Read More »

Kebebasan Sipil sebagai Tantangan dalam Demokrasi (2)

Variabel Kebebasan berkumpul dan berserikat BAHWA kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang (Pasal 28 UUD 1945). Undang-Undang Nomor 8 tahun 1985 pada klausul menimbang butir a menyatakan bahwa: dalam  pembangunan  nasional yang  pada  hakekatnya adalah  pembangunan manusia  Indonesia  seutuhnya dan pembangunan  seluruh  masyarakat Indonesia,  kemerdekaan warga negara  Republik  Indonesia untuk  berserikat  atau berorganisasi dan kemerdekaan untuk memeluk agamanya dan kepercayaannya masing-masing  dijamin oleh  Undang-Undang Dasar 1945. Berdasarkan ketentuan aturan

Kebebasan Sipil sebagai Tantangan dalam Demokrasi (2) Read More »

Hoax itu Apa, Lalu Harus Bagaimana?

FENOMENA mutakhir di era media sosial (medsos) terdapat sisi manfaat dan mudharatnya. Sisi manfaatnya, kita dapat mengakses informasi dan pengetahuan berguna, sarana hiburan, merawat silaturrahmi dan membangun koneksi. Tapi kalau pengguna medsos menyebar berita bohong, fitnah dan ujaran kebencian, sungguh terlalu, unfaedah.  Sebelum kita dijadikan tumbal atau korban akibat keberlimpahan berita bohong, fitnah dan provokatif

Hoax itu Apa, Lalu Harus Bagaimana? Read More »

Penulis Antimainstream, Saya atau Anda?

DI awal bulan ini, tepatnya 4 Juli 2020, sebuah media cetak baru lahir. Jenis kelaminnya tidak jelas. Bukan koran, tapi harian. Enggan juga disebut majalah.  Lahirnya media cetak baru, bukan berita baru. Namun kali ini, agak sedikit heboh. Bukan hanya karena dibidani Dahlan Iskan, sang sesepuh jurnalistik Indonesia. Tapi karena kelahirannya seolah dipaksakan, di tengah

Penulis Antimainstream, Saya atau Anda? Read More »

Kebebasan Sipil sebagai Tantangan dalam Demokrasi (1)

MEMASUKI Era Reformasi sejak 1998, sistem demokrasi merupakan pilihan satu-satunya bagi bangsa Indonesia. Sebab, ternyata tidak ada bentuk pemerintahan atau sistem politik lain yang lebih baik menggantikan sistem politik Orde Baru yang represif dan otoriter. Proses demokratisasi dimulai dengan gerakan rakyat, bersifat masif dan secara spontan.  Segera setelah Soeharto menyatakan pengunduran dirinya, sejumlah tokoh masyarakat

Kebebasan Sipil sebagai Tantangan dalam Demokrasi (1) Read More »

Beban Ganda Ilmuwan Sosial

PALING tidak ada tiga cara mainstream bagaimana orang melihat posisi ilmu pengetahuan. Pertama, pemilahan atas dua gerbong besar ilmu pengetahuan yaitu ilmu alam dan ilmu sosial. Ilmu alam adalah ilmu pasti, eksakta, hukum sebab akibat, di dalamnya ada matematika, kimia, fisika, geografi, robotika, dan lain lain. Sedangkan ilmu sosial berbicara tentang manusia, aktivitas manusia, pilihan-pilihan

Beban Ganda Ilmuwan Sosial Read More »

Nilai Kehidupan Kun Fayakun

MALAM itu setelah melakukan perjalanan jauh, suami menghampiriku yang sedang mengambil air minum di dapur, “Dek, tolong buatkan makanan, ya,” pintanya.  Aku yang mendengarkan kalimat tersebut langsung menjawab, “Bagaimana Pah? Beras kita mau habis, tinggal setengah takar. Nasi ini hanya cukup untuk kita makan berempat saja. Persediaan di dapur juga kosong semua, tinggal sayur bayam

Nilai Kehidupan Kun Fayakun Read More »

Orang Jawa Berprestasi di Pulau Sumatera: Why Not?

SAYA adalah seorang Puja Kesuma alias Putri Jawa kelahiran Sumatera yang tidak memahami dan tidak mengenal siapa orang Jawa yang sebenarnya kecuali dari bacaan-bacaan buku sejarah. Saya baru menyaksikan secara langsung dan mempelajari budaya Jawa ketika kembali ke kampung halaman nenek moyang di Pulau Jawa untuk melanjutkan studi S2 di Yogyakarta pada tahun 1999.  Sudah

Orang Jawa Berprestasi di Pulau Sumatera: Why Not? Read More »

Prinsip-prinsip Perkawinan Islami (2)

4. Prinsip Musawah (Kesetaraan dan keadilan gender) Kebahagiaan hidup dalam pernikahan hanya dapat diwujudkan dalam kehidupan keluarga manakala suami isteri berada pada posisi yang setara dan sederajat. Itulah yang sekarang diistilahkan dengan kesetaraan dan keadilan gender. Sebab, bagaimana mungkin suami isteri bisa saling menghargai, saling menghormati, dan saling terbuka jika sang suami memandang isteri lebih

Prinsip-prinsip Perkawinan Islami (2) Read More »