Menjadi Pemilih yang Cerdas

MASYARAKAT Tanpa Rangking, demikian satu judul buku kumpulan tulisan dari Prof. Imam Suprayogo tahun 2013 yang mengulas tentang kepemimpinan Rasul. Saya tertarik dengan judul buku tersebut yang sangat tepat apabila kita tarik ke proses pemilihan pimpinan daerah yang akan dilaksanakan bulan ini, Desember 2020, di mana pemilihan yang akan kita lakukan lebih kepada memilih gambar […]

Menjadi Pemilih yang Cerdas Read More »

Pembaharuan dari Masjid Kampung

Judul: Reformist Muslims in a Yogyakarta Village: The Islamic Transformation of Contemporary Socio-Religious Life Penulis: Hyung-Jun Kim Terbit: 2007 Penerbit: The Australian National University E-Press _________________________ Karya ini merupakan narasi historis-analitik mengenai pembentukan kultur, identitas, ideologi, praktik, dan pandangan sosia-keagamaan dari masyarakat heterogen di Jawa. Yogyakarta, tempat studi ini dilangsungkan, adalah kota dengan citra multikulturalisme

Pembaharuan dari Masjid Kampung Read More »

Silaturahmi Makrokosmos

TUHAN menciptakan alam semesta dengan beragam jenis penghuni yang Tuhan hadirkan di dalamnya sebagai penyeimbang makrokosmos yang begitu luas. Semua penghuni makrokosmos merupakan makhluk yang diberikan ruang yang sama untuk berinteraksi dengan Tuhannya, Demikian Tuhan firmankan di surah ke 17 ayat 44, “Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah.

Silaturahmi Makrokosmos Read More »

Terbitnya Guru Kampung

HAJI Harun adalah salah seorang perintis kampung Panggi di Kota Bima. Konon, kampung Panggi awalnya terletak di dataran tinggi sebelah timur Kota Bima, sekitar Oi Fo’o, Kadole, dan Nitu. Karena gerak bertani, orang-orangnya turun ke daerah lembah. Setelah menemukan tempat tinggal yang baik untuk kehidupan, maka penduduk yang masih tinggal di pegunungan dipanggil ke bawah

Terbitnya Guru Kampung Read More »

Rakyat Pemimpin, kan? Ya, Traktir, Dong!

“Pemimpin terbaik adalah yang kehadirannya tidak dirasakan. Tetapi ketika ia selesai dengan tugasnya, orang berkata, ’kita telah bisa sendiri” (Lau Tze) SUDAH merupakan etiket masyarakat di negeri ini kalau makan-makan di suatu restoran atau di mana pun, pasti salah seorang menjadi bos. Tidak nafsi-nafsi seperti masyarakat kapitalis. Dan sang orang besar-lah yang pasti membayar. Jika

Rakyat Pemimpin, kan? Ya, Traktir, Dong! Read More »

Leura: Sebuah Desa/Kota dan Makna Kulturalnya

INI tentang Leura, kampung konservasi di kawasan wisata Katoomba pegunungan Blue Mountains, New South Wales (NSW), Australia, 100 kilometer sebelah barat kota Sydney. Dengan kereta api ditempuh 2 jam dari Central Station dan selisih sepuluh menit lebih cepat dengan mobil. Kampung ini mulai ditata tahun 1890an dengan cita rasa romantisme Eropa. Rumah-rumah tua dengan taman

Leura: Sebuah Desa/Kota dan Makna Kulturalnya Read More »

Berniaga dengan Tuhan

MASJID pada mula dibangun pada zaman Rasulullah SAW dan sahabat-sahabatnya menjadi sentra inspiring bagi seluruh kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, terutama yang berhubungan dengan harmoni kehidupan, baik kehidupan beragama, kehidupan kemasyarakatan, kehidupan keluarga, hingga tatanan lingkungan sosial. Kesemua bentuk harmoni kehidupan itu dibahasakan oleh al-Qur’an sebagai “Perniagaan dengan Tuhan”. Rasulullah berupaya dengan sungguh-sungguh membuka lapak-lapak

Berniaga dengan Tuhan Read More »

Bima Diaspora dan Bawang di Banjarmasin

DI Kota Banjarmasin ada Pasar Lima, pusat perdagangan rempah-rempah, terutama bawang merah. Pedagang dari berbagai daerah seperti Jawa, Madura, Makassar, Padang, dan Bima, tentu saja dari Banjar sendiri, berbaur mencari rejeki. Di sisi lain, mereka meretas relasi multikultural, yang memungkinkan mereka punya stabilitas dalam menyelenggarakan perdagangan dan urusan sosial. Puluhan orang Bima pedagang menjadikan Pasar

Bima Diaspora dan Bawang di Banjarmasin Read More »

Membumikan Islam di Pasar Terapung Banjarmasin

DALAM kunjungan muhibah bersama managemen FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya ke Banjarmasin, 9–10 November 2020, sejenak kami meluangkan waktu untuk mengenal dan memahami tradisi masyarakat setempat. Salah satunya adalah fenomena Pasar Terapung – yang merupakan destinasi pariwisata — dan geliat masyarakat di sekitar sungai Barito Banjarmasin. Observasi ini menginspirasikan bahwa masyarakat daerah ini telah menjadikan

Membumikan Islam di Pasar Terapung Banjarmasin Read More »

Memandangi Garis-Garis Altruistik

SALAH satu watak bangsa Indonesia yang sering kita dengar adalah adanya kesadaran sebagai sebuah komunitas, yang nantinya melahirkan sikap kepedulian sosial. Kita mengenalnya sebagai nilai-nilai “Timur” yang dipertentangkan dengan “Barat” yang dianggap egois dan individualis. Di saat bersamaan, kita juga diperkenalkan dengan istilah yang terdengar menantang citra Barat di mata orang Timur, yakni “Homo Socius”.

Memandangi Garis-Garis Altruistik Read More »